Struktur Jaringan Hewan

Rabu, 01 Desember 2010

Jaringan Pada Hewan

Jaringan Epitel adalah jaringan yang melapisi bagian permukaan tubuh hewan multiseluler, baik permukaan luar maupun permukaan dalam.
Fungsi umum epitel ialah sebagai pelindung (proteksi) dan menyeleksi apa saja yang masuk dan keluar tubuh



Macam Jaringan Epitel

Epitelium pipih selapis
Lokasi: Peritorium yang membatasi rongga tubuh, endotelium pada permukaan dalam pembuluh darah dan jantung, alveolus paru-paru, dinding luar kapsula. Bowman dalam ginjal, selaput gendang telinga, pleura, timica serosa dari perikardium.

Insomnia Menyebabkan Kematian ??

Selasa, 30 November 2010

 Insomnia adalah gejala kelainan dalam tidur berupa kesulitan berulang untuk tidur atau mempertahankan tidur walaupun ada kesempatan untuk itu. Gejala tersebut biasanya diikuti gangguan fungsional saat bangun.




Sebuah rahasia dari kekuatan pikiran dan perasaan yang mencengangkan
Seperti diatas, begitu juga di bawah . Seperti didalam, begitu juga di luar.
-batu berukir emerald, tahun 3000 SM

Apakah rahasia ini ?

Bob proctor
Kita semua bekerja dengan satu daya yang tak terhingga. Kita semua membimbing diri dengan hukum-hukum yang persis sama. Hukum-hukum alam dari semesta ini begitu tepat, sehingga kita bahkan tak mengalami kesulitan dalam membangun pesawat ruang angkasa, kita dapat mengirim manusia ke bulan, dan kita dapat menghitung pendaratannya dalam seperdetik.
Dimanapun anda berada, kita semua bekerja dengan satu daya . satu hukum. Hukum tarik-menarik!

Gudang Ilmu Matematika ( Matematika Sebagai Mother of Sains )



Assallamualaikum, hai blogger mania. Jika kalian ditanya “ apakah kalian tau apa itu matematika?”. Tentu kalian akan dengan tegas menjawab “ tentu saja tau”, selanjutnya jika kalian disuruh mendeskripsikan apa itu matematika, tentu saja kalian juga akan dengan lancar menyebutkan bahwa matematika adalah sebuah ilmu yang berhubungan dengan angka. Namun, apabila kalian ditanya lebih lanjut tentang sejarah matematika, ataupun apa sih sebenarnya guna matematika itu diciptakan? Kalian pasti akan sedikit memutar otak untuk mencari jawabanya. Karena, jawabanya itu tidak pernah diajarkan disekolah.

Siapakah Sang Motivator Sejati ???

Yustus Maturbongs
|
diunduh dari google pict
diunduh dari google pict
Salah seorang sahabat berkata pada saya, bahwa ia akan menghadiri sebuah seminar. Dalam pikiran saya, seminar yang dihadirinya mungkin berhubungan dengan dunia pendidikan. Tetapi ia menyebutkan bahwa yang dihadirinya adalah seminar motivasi dari seorang motivator terkenal.
Di lain kesempatan, seorang sahabat dengan tekunnya membaca buku-buku yang ditulis oleh seorang motivator ulung. Kata-kata yang ditulis oleh motivator itu katanya sangat menggugah dan mencerahkan.

Gudang Ilmu Kimia ( Ringkasan Teori Atom Bohr dan Mekanika Kuantum )

Ringkasan Teori Atom Bohr Dan Mekanika Kuantum

Materi kimia kelas XI SMA
Menurut Rutherford, atom terdiri atas inti atom dan elektron. Pada inti terdapat proton dan neutron. Inti atom bermuatan positif, sedangkan elektronnya bermuatan negatif dan bergerak mengelilingi inti. Teori ini ternyata ada kelemahannya. Pada tahun 1913, teori ini dilengkapi oleh Niels Bohr sehingga muncul teori atom Bohr.
Menurut teori atom Bohr, atom terdiri atas inti atom yang merupakan pusat massa atom dan muatan inti, sedangkan elektron berputar mengelilingi inti pada lintasan tertentu dan dapat berpindah dari lintasan yang satu ke lintasan yang lainnya.
Teori atom Bohr hanya dapat menjelaskan spektrum atom hidrogen, setelah itu muncullah teori-teori baru tentang atom yang dikemukakan oleh Louis de Broglie, Schrodinger, dan Heisenberg yang dikenal dengan teori atom mekanika kuantum. Pada bab ini akan dibahas tentang teori atom mekanika kuantum, bilangan kuantum, bentuk orbital, konfigurasi elektron, diagram elektron, dan hubungan konfigurasi elektron unsur dengan tempatnya dalam tabel periodik.

 


  1. Teori atom born dan mekanika kuantum
Pada tahun 1913, Niels Bohr mengajukan suatu model atom untuk mengatasi kelemahan dari model atom Rutherford. Bohr melakukan serangkaian percobaan atas dasar postulat Planck tentang cahaya dan spektrum hidrogen yang terdiri dari garis-garis. Kemudian lahirlah teori atom Bohr yang Menyatakan:
  • Elektron dalam atom mempunyai tingkat energi tertentu atau elektron bergerak mengelilingi inti dalam lintasan tertentu.
  • Pada lintasannya elektron tidak menyerap atau memancarkan energi.
  • Elektron dapat pindah dari satu tingkat ke tingkat energi yang lain. Jika elektron pindah ke tingkat energi yang lebih tinggi elektron tersebut dikatakan dalam keadaan tereksitasi.

Teori atom Bohr ini belum mampu menjelaskan atom-atom berelektron banyak.Spektrum garis hidrogen ternyata terdiri atas garis-garis kecil yang sangat berdekatan. Para ahli berusaha memecahkan masalah ini.
Pada tahun 1923 Louis de Broglie mengemukakan bahwa semua materi memiliki sifat gelombang dan setiap partikel yang bergerak memiliki sifat gelombang dengan panjang gelombang tertentu. Elektron yang bergerak mengelilingi inti, gerakannya seperti sebuah gelombang, keberadaan dalam lintasannya tidak pasti. Hal ini tidak sesuai dengan yang dikemukakan Bohr yaitu elektron bergerak pada lintasan tertentu.
Pada tahun 1926 Erwin Schrodinger dan Werner Heisenberg mengemukakan teori bahwa lokasi elektron dalam atom tidak dapat ditentukan secara pasti, yang dapat ditentukan hanyalah daerah Kemungkinan keberadaan elektron. Oleh karena keberadaan elektron diperkirakan dengan mekanika kuantum maka teori ini disebut teori atom mekanika kuantum.


  1. Bilangan kuantum dan bentuk orbital  
Pada teori atom mekanika kuantum, untuk menggambarkan posisi elektron digunakan bilangan-bilangan kuantum. Daerah kemungkinan elektron berada disebut orbital. Orbital memiliki bentuk yang berbeda-beda. Untuk memahami bilangan kuantum dan bentuk-bentuk orbital perhatikan uraian berikut.


a.bilangan kuantum. 
Schrodinger menggunakan tiga bilangan kuantum yaitu bilangan kuantum utama (n), bilangan kuantum azimut (l), dan bilangan kuantum magnetik (m). Ketiga bilangan kuantum tersebut menjelaskan tingkat energi, bentuk, dan orientasi elektron di dalam orbital. Selain ketiga bilangan kuantum tersebut ada bilangan kuantum spin (s) yang menunjukkan perputaran elektron pada sumbunya.


  1. Bilangan kuantum utama (n)
Bilangan kuantum utama memiliki lambang n. Harga n melambangkan tingkat energi elektron atau kulit elektron. Harga n untuk berbagai kulit elektron yaitu sebagai berikut.
Elektron pada kulit ke-1, memiliki harga n = 1.
Elektron pada kulit ke-2, memiliki harga n = 2.
Elektron pada kulit ke-3, memiliki harga n = 3.
            Elektron pada kulit ke-4, memiliki harga n = 4 

2. Bilangan kuantum azimut (l) 
Bilangan kuantum azimut memiliki lambang l. Bilangan kuantum azimut menyatakan tingkat energi elektron pada subkulit. Subkulit elektron mempunyai lambang s, p, d, f. Huruf-huruf tersebut berasal dari kata sharp (s), principal (p), diffuse (d), dan fundamental (f) yang diambil dari nama-nama seri spektrum unsur. Harga l untuk berbagai subkulit yaitu sebagai berikut.

Elektron pada subkulit s memiliki harga l = 0
Elektron pada subkulit p memiliki harga l = 1
Elektron pada subkulit d memiliki harga l = 2
Elektron pada subkulit f memiliki harga l = 3 

Hubungan harga n dengan l adalah harga l mulai dari 0 sampai dengan n-1.
Contoh:
Jika n = 1 maka l = 0.
Jika n = 2 maka l = 0, 1.
Jika n = 3 maka l = 0, 1, 2.
           Jika n = 4, maka l = 0, 1, 2, 3. 

3. Bilangan kuantum magnetik (m)
Bilangan kuantum magnetik memiliki lambang m yang menunjukkan arah orbital elektron. Bilangan kuantum magnetik menyatakan jumlah orbital pada subkulit elektron. Bilangan kuantum ini bernilai negatif, nol, dan positif. Secara matematika harga m dapat ditulis mulai dari -l sampai dengan +l. Harga m untuk berbagai l atau subkulit dapat dilihat pada Tabel 1.1.

 
Tabel 1.1 Harga m untuk berbagai subkulit
Subkulit
Harga L
Harga M
Jumlah Orbital
S
0
0
1
P
1
-1, 0, +1
3
d
2
-2, -1, 0, +1, +2
5
f
3
-3, -2, -1, 0, 1, 2, 3
7

 
Harga bilangan kuantum n, l, danm untuk berbagai bilangan kuantum dapat
digambarkan seperti Tabel 1.2.

 
Tabel 1.2 Harga bilangan kuantum n, l, dan m untuk berbagai bilangan kuantum

4. Bilangan kuantum spin (s) 
Elektron dalam orbital tidak hanya bergerak di sekitar inti tetapi berputar pada 
sumbunya. Perhatikan Gambar 1.1 

Bilangan kuatum spin dengan lambang s, menyatakan arah perputaran elektron pada sumbunya. Bilangan kuantum suatu elektron di dalam orbital dapat memiliki harga spin + 1/ 2 dan – 1/ 2 , tetapi berdasarkan kesepakatan para tokoh kimia, untuk elektron pertama di dalam orbital harga spinnya = + 1/2.

 

 

 

 
Berdasarkan harga bilangan kuantum dapat ditentukan berapa jumlah elektron maksimum yang dapat menempati subkulit dan kulit. Perhatikan Tabel 1.3.
Tabel 1.3 Harga Masing- Masing Bilangan Kuantum
 

Bagaimana cara menentukan harga bilangan kuantum? Perhatikan contoh soal berikut! 

1.Tentukan harga bilangan kuantum n, l, dan m untuk elektron-elektron yang berada pada orbital atau subkulit 2s. 
Penyelesaian : 
Nomor kulit = 2             n = 2
Subkulit = s            l = 0
Harga m = 0. Jadi subkulit 2s memiliki harga n = 2, l = 0 dan m= 0.

2. Suatu elektron mempunyai harga bilangan kuantum n = 2, l = 1, dan m = +1. Terletak pada orbital atau  subkulit mana elektron tersebut? 
Penyelesaian :
Diketahui : n = 2 menyatakan kulit ke 2, l = 1 menyatakan subkulit p, jadi bilangan kuantum magnetiknya (m ) = -1, 0, 1. Jadi elektron tersebut berada pada subkulit 2p dan pada orbital ke-3.   

3. Elektron terakhir suatu atom menempati subkulit 3d, tentukan harga keempat bilangan kuantum dari elektron tersebut?
Diket : subkulit 3d1, berarti n = 3 dan l = 2, 
m = -2,-1,0,1,2 
s = +1/2          

Sebening Embun ,, Seindah Pelangi

Senin, 29 November 2010

Posted by tintaungu in Reksa.


Oleh : M Mahbubi Ali
”Sungguh ummat-Ku akan diseru pada hari kiamat dalam keadaan bercahaya karena bekas wudhunya.” (HR Bukhari dan Muslim).
Selain memiliki banyak keutamaan, wudhu ternyata sangat bermanfaat terhadap kesehatan. Dr Ahmad Syauqy Ibrahim, peneliti bidang penderita penyakit dalam dan penyakit jantung di London mengatakan, ”Para Pakar sampai pada kesimpulan mencelupkan anggota tubuh ke dalam air akan mengembalikan tubuh yang lemah menjadi kuat, mengurangi kekejangan pada syaraf dan otot, menormalkan detak jantung, kecemasan, dan insomnia (susah tidur).”
Dalam buku Al-I’jaaz Al-Ilmiy fii Al-Islam wa Al-Sunnah Al-Nabawiyah dijelaskan, ilmu kontemporer menetapkan setelah melalui eksperimen panjang, ternyata orang yang selalu berwudhu mayoritas hidung mereka lebih bersih, tidak terdapat berbagai mikroba.
Rongga hidung bisa mengantarkan berbagai penyakit. Dari hidung, kuman masuk ke tenggorokan dan terjadilah berbagai radang dan penyakit. Apalagi jika sampai masuk ke dalam aliran darah. Barangkali inilah hikmah dianjurkannya istinsyaaq (memasukkan air ke dalam hidung) sebanyak tiga kali kemudian menyemburkannya setiap kali wudhu.